BIMTEK PEMUTAKHIRAN DATA MANDIRI ASN DAN PPT NON ASN MELALUI APLIKASI MYSAPK OLEH BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT

BIMTEK PEMUTAKHIRAN DATA MANDIRI ASN DAN PPT NON ASN MELALUI APLIKASI MYSAPK OLEH BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT

Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Bimtek pemutakhiran data mandiri ASN dan PPT Non ASN melalui aplikasi MySapk di Polewali Mandar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan petunjuk cara pemutakhiran data mandiri melaui aplikasi MySapk, sehingga terwujud sebuah data kepegawaian yang terbaharukan.

Bimbingan Teknis ini dilaksanakan pada hari rabu 14 juli 2021 di aula meeting room hotel Al-Ikhlas Polewali Mandar, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh H. Zulkifli Manggazali, SE., M.Si (Kepala badan Kepegawaian Daerah Prov. Sulawesi Barat). Turut hadir dalam kegiatan ini ibu Hj. Roslina, S.Pd.I,MM ( Kepala Cabang Dinas Dikbud Wilayah 1), para kepala sub bagian kepegawaian OPD, beberapa operator kepegawaian OPD serta beberapa sekolah di wilayah kabupaten polewali mandar.

Pelaksanaan Bimtek ini diisi oleh Ronal, S.Kom., M.Ap (Kepala Bidang Informasi dan Pengolahan data pegawai) dan Akzan Ahmad, S.Kom (Kasubid Pengolahan Data Pegawai) yang memaparkan tentang data atau informasi apa saja yang harus dimutakhirkan oleh ASN dan PPT Non ASN melalui aplikasi MySAPK. Tidak hanya itu, Kasubid Pengolahan Data juga menjelaskan tentang tata cara penggunaan aplikasi MySapk. Dalam sesi tanya jawab, beberapa peserta mengajukan pertanyaan baik itu terkait penggunaan aplikasi MySapk maupun kendala-kendala yang dihadapi saat melakukan updating data.

Kemudahan Aplikasi MySapk ini karena telah berbasis android, sehingga seluruh ASN dapat mengakses data kepegawaian secara mandiri. kepala badan kepegawaian daerah menghimbau  agar pengelola kepegawaian pada perangkat daerah dan disekolah untuk dapat berperan aktif memperkenalkan serta mensosialisasikan aplikasi MySAPK di lingkungan masing-masing, sehingga sistim informasi kepegawaian dapat berjalan secara optimal dan dapat diperbaharui secara realtime.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *